DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

 

Gaza – Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan 415 orang luka-luka dan sesak nafas akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh militer zionis Israel di aksi kepulangan, Jumat (29/6/2018). Para korban luka diantaranya adalah 11 anak-anak, 3 tenaga medis dan 2 perempuan. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengabarkan 2 orang pemuda gugur di medan aksi.

 

Dikutip dari sumber medis, korban gugur diidentifikasi bernama Muhammad Fauzi Muhammad Al Hamayda (24 tahun) dan Yasser Amjad Abu Al-Naja (14 tahun). Lebih dari 415 orang warga terluka, 136 diantaranya dilarikan ke rumah sakit, 279 dibawa ke tempat medis untuk mendapatkan perawatan langsung dan 3 orang dalam kondisi kritis.

 

Korenponden Wafa menyebutkan militer zionis Israel menembakkan peluru tajam dan gas air dalam merespon aksi yang dilakukan warga Palestina. Selain itu, Militer zionis Israel juga langsung menembakkan gas air mata ke mobil ambulan milik Bulan Sabit Merah Palestina, di wilayah Malakah, bagian timur kota Gaza. Hal ini menyebabkan para petugas medis mengalami sesak nafas.

 

Aksi kepulangan yang berlangsung pada Jumat (29/6/2018) adalah rangkaian unjuk rasa ke-14 kali berturut-turut, untuk menegaskan hak kembali bagi warga Palestina. (yp/knrp)

 

Sumber: wafa.ps

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI