DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

 

Al-Quds – Pemerintah sipil otoritas penjajah Zionis di al-Quds, pada hari Kamis (16/11/2017) sore telah menyerahkan perintah pengusiran kepada warga komunitas badui “Jabal Albaba” di timur al-Quds untuk meninggalkan tanah yang mereka tempati.

 

Jurubicara Komunitas Jabal Albaba, Atallah Muzariah, menyebutkan bahwa tim pemerintah sipil bersama pasukan penjajah Zionis menyerbu komunitas tersebut pada Kamis sore dan menyerahkan perintah pengusiran mereka dari lokasi tersebut dalam sepekan.

 

Seperti dikutip kantor berita Arab “Quds Press” dari Muzariah, penjajah Zionis ingin menghancurkan warga dengan mengusir sekitar 320 jiwa laki-laki, wanita dan anak-anak ke wilayah yang belum diketahui dan belum ditentukan. Muzariah menegaskan bahwa warga menolak sama sekali keputusan pengusiran mereka ini.

 

Muzariah menjelaskan bahwa kominitas badui Albaba ini terdiri dari 58 rumah mobil, dan yang semisalnya sebagai fasilitas yang digunakan untuk memelihara ternak (yakni lebih dari 100 fasilitas yang akan dihancurkan).

 

Dia mengatakan, “Secara terus-menerus penjajah Zionis mulai melakukan penghancuran. Mereka menghancurkan rumah-rumah dan mengusir keluarga-keluarga. Mencegah para pelajar untuk belajar. Kali ini, untuk pertama kalinya, kami menerima keputusan pengusiran paksa.”

 

Apa yang dilakukan penjajah Zionis ini adalah bagian dari proyek “Yerusalem Raya”, yang bertujuan untuk menguasai sekitar 12000000 meter persegi tanah al-Quds dan Tepi Barat, untuk kepentingan proyek-proyek yang membantu para pemukim pendatang Yahudi, di samping memisahkan kota al-Quds dari Tepi Barat. (yp/knrp)

 

Sumber: infopalestina

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI