DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

 

Gaza – Seorang pejabat senior Kementrian Kesehatan Palestina di Gaza pada hari Selasa memperingatkan sebuah “bencana yang nyata” karena kekurangan obat-obatan dan persediaan medis di daerah pesisir pantai. Sejak 2007, sekitar 2 juta penduduk Gaza mengeluh karena blokade Israel yang melumpuhkan dan kehilangan komoditas dasar termasuk makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan bahan bangunan.

 

“Kami menderita karena sangat kekurangan dalam obat-obatan dan peralatan medis sejak awal tahun ini”, kata Munir Al-Bursh, direktur jendral dari kementrian sektor farmasi, dalam sebuah konferensi pers.

 

Kekurangan obat-obatan dan krisis listrik yang sedang berlangsung merupakan ancaman serius bagi keseluruhan pelayanan kesehatan yang kami sediakan di Gaza. “Karena keputusan untuk menghentikan pasokan obat-obatan dan pasokan obat-obatan dari kementrian yang berbasis di Ramallah, jumlah devisit obat-obatan sampai akhir April kemarin mencapai 35 persen, dengan kekurangan pasokan medis sebesar 40 persen”, tambahnya.

 

Al-Bursh mengatakan bahwa 170 jenis obat dan 270 pasokan obat telah habis. Dia juga mendesak Mesir untuk membuka perbatasan Rafah guna memberi kesempatan bagi warga Gaza yang sakit untuk melakukan perawatan yang lebihi baik.

 

“kelangkaan obat-obatan yang terus berlanjut mengancam kesehatan yang berdampak negative bagi kehidupan pasien”, katanya. (yp/knrp)

 

Sumber: aa.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI