Hebron – Pusat Informasi Tawanan mengatakan bahwa pasukan penjajah zionis telah menangkap sekitar 300 warga Palestina dari kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, selama tiga bulan pertama tahun 2017. Tercatat sebanyak 12 wanita Palestina ditangkap dari kota Hebron, ditambah 53 anak-anak (yang paling kecil bernama Sufyan Abu Hitah, berusia 8 tahun) dan 2 anggota dewan legislatif Palestina (Samirah Halayiqah dan Muhammad Ismail) dari fraksi Hamas.

 

Dalam laporan yang dirilis hari ini, Selasa (11/42017), Pusat Informasi Tawanan mengatakan bahwa Hebron adalah kota di Tepi Barat yang warganya paling banyak mengalami penangkapan dari pasukan penjajah Zionis.

 

Hampir setiap hari pasukan penjajah Zionis menyerbu desa-desa, kota-kota dan seluruh penjuru kota Hebron. Mereka menangkap puluhan warga, termasuk anak-anak di bawah umur, orang sakit, wanita, remaja putri, warga yang sedang terluka dan juga eks tawanan yang telah bebas dari penjara Zionis.

 

Selama tiga bulan terakhir, pengadilan penjajah Zionis juga telah mengeluarkan 68 penahanan administratif (tanpa tuduhan dan proses hukum), di antaranya adalah 47 tawanan yang diperpanjang penahanannya dan 21 baru ditetapkan sebagian tahanan administratif.

 

Berdasarkan data HAM, jumlah warga Palestina yang masih mendekam di dalam penjara Zionis sekitar 6500 orang, 62 wanita (14 di antaranya di bawah umur). Jumlah tahanan anak-anak di penjara Zionis mencapai 300 anak dan jumlah tahanan administratif mencapai 500 tahanan. (yp/knrp)

 

Sumber: infopalestina