DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

 

Al-Quds – Kementerian Pendidikan dan Pengajaran Tinggi Palestina mengecam dan mengutuk keras pasukan penjajah Israel yang menggeberebek dan mengepung dua sekolah SMU Jawahir Lal Nahru dan Sekolah Putra Abu Deis di Al-Quds timur. Tindakan Israel itu disebut sebagai bentuk kejahatan, tegas kementerian pendidikan.

 

Kementerian Pendidikan menegaskan dalam penjelasan pesnya kemarin Kamis (20/4) menyatakan, pasukan Israel menembakan peluru tajam ke salah satu pelajar dan menangkap pelajar lainnya. Setelah digerbek, pasukan Israel melepaskan tembakan gas air mata dengan intens. Akibatnya, sejumlah pelajar dan guru mengalami luka.

 

Kementerian menambahkan, penggebekan Israel ke dua sekolah ini menyebabkan situasi runyam dan proses belajar mengajar dihentika. Pasukan Israel memaksa pelajar dan guru mengosongkan dua sekolah tersebut dan melarang keamanan sipil Palestina dan pejabat setempat masuk ke sekolah tersebut.

 

Menteri Pendidikan Palestina, Shabri Shaidam mengutuk serentetan penggerbekan berkali-kali ke sekolah-sekolah Palestina. Ini Intimidasi keamanan pelajar dan pendidikan mereka yang dijamin oleh undang-undang internasional.

 

Ia meminta kepada lembaga HAM dan kemanusiaan untuk interventi segera menghentikan pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap sekolah dan pelajar Palestina. Data dari kementerian pendidikan menyatakan sebelumnya, sebanyak 162 sekolah menjadi sasaran kekerasan pasukan Israeel penjajah selama tahun 2016 lalu dengan 364 kasus kekerasan dari penggerebekan, penggeledahan, penyegelan, penembakan, dan pelemparan bom. (yp/knrp)

 

Sumber: infopalestina

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI