London – Kelompok kerja Palestina untuk Suriah divisi pemantauan dan dokumentasi menegaskan, menurut hasil pendataan di lapangan, bersamaan dengan peringatan hari tawanan Palestina menunjukan terdapat 1183 tawanan Palestina mendekam dalam sejumlah penjara rezim Suriah.

Dalam laporanya, Senin (17/4) menyebutkan, jumlah tawanan dan korban penyiksaan di penjara rezim Suriah lebih banyak dari yang tercatat, akibat tidak adanya catatan resmi dari pemerintah Suriah sendiri. Disamping adanya ketakutan dari warga yang tertangkap atau mereka yang disiksa. Mereka takut aksi balasan dari aparat keamanan Suriah.

Dengan ini, lembaga ini meminta pemerintah Suriah agar segera membebaskan para tawanan dan berterus terang terkait ratusan tawanan lainya yang hingga sekarang belum jelas. Apa yang terjadi di dalam ruang tahanan Palestina adalah sebuah kejahatan perang dengan semua standarnya.

Terkait hal ini, pihaknya secara langsung menyaksikan proses penangkapan terhadap beberapa orang di pos perlintasan atau saat mereka menyerbu suatu wilayah. Setelah penangkapan, semua pihak tak bisa menunjukan nasib para tawanan yang tertangkap tersebut. Dalam beberapa kasus, kadang pihak keamanan menghubungi pihak keluarga untuk menyerahkan jenazah anggota keluarganya dari salah satu rumah sakit militer atau rumah sakit umum.

Sementara itu, di selatan ibu kota Suriah, Damascus di hari kedua, secara berturut-turut jalan satu-satunya yang menghubungkan antara Kamp Yarmuk dan Yalda masig tertutup dengan alasan yang tak jelas. Mereka menganggap pelaku utama masuknya dan keluarnya sejumlah siswa sekolah serta rakyat sipil dari Kamp pengungsian ke distrik sekitar, berikut bahan makanan dan bantuan obat-obatan bagi para pengungsi Yarmuk adalah pintu tersebut.

Dalam kesempatan lain, aparat keamanan Suriah membebaskan seorang pemuda Amjad Hadbah setelah dua tahun dikerangkeng di dalam penjara Zionis.

Dengan ini, para keluarga dan teman dekat menghimbau siapapun yang punya informasi tentang sejumlah orang yang hilang atau pernah melihatnya di dalam penjara Suriah untuk segera melaporkan ke pihaknya.

Menurut laporan dari PBB menyebutkan, tak kurang dari 450 ribu pengungsi Palestina masuh berada di Suriah, 95% dari mereka butuh bantuan medis. Setiap tanggal 17 April diperingati sebagai hari tawanan Palestina yang telah ditetapkan parlemen dalam sidangnya pada April 1974 lalu. (yp/knrp)

Sumber: infopalestina