1465487116

 

Jerusalem – Militer penjajah Zionis pada Rabu (15/3/2017) malam mengumumkan telah kehilangan sebuah pesawat mata-mata kecil milik militer Zionis yang terbang di langit Jalur Gaza, yang diyakini pesawat tersebut jatuh karena sebab-sebab yang tidak diketahui.

 

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot menyebutkan bahwa pesawat tersebut jenis Sky Rider. Pesawat tersebut jatuh saat melakukan kegiatan rutin di daerah Syujaiyah di timur Gaza. Militer sedang melakukan penyelidikan mengenai sebab-sebab jatuhnya pesawat tersebut.

 

Media Zionis ini pada Oktober 2016 lalu mengatakan bahwa Sky Rider pada dasarnya adalah nama pesawat tanpa awak Israel dan termasuk pesawat Amerika. Panjang pesawat jenis ini dua setengah meter. Diterbangkan dari lokasi manapun di tanah atau di atas atap rumah, terbang pada ketinggial 500-600 meter dan merekam dengan kualitas HD.

 

Kerja pesawat ini dikendalikan oleh sebuah unit di militer Zionis yang terdiri dari para serdadu wanita yang tugasnya mengawasi dan memantau aktivitas gerakan Hamas di Jalur Gaza. Kerja unit militer ini fokus melalui peluncuran pesawat tanpa awak di langit Jalur Gaza dan mengendalikannya melalui layar kecil untuk memantau para senior gerakan Hamas. Unit ini bernama Sky Rider, yang bertugas memantau situasi lapangan di Jalur Gaza melalui pesawat tanpa awak.

 

Pesawat tanpa awak ini bekerja selama berjam-jam dan hingga ke pantai Gaza dan mengarah ke semua titik di Jalur Gaza. Kerja unit ini adalah melakukan penghimpunan informasi rinci yang juga dipantai di lapangan melalaui para mata-mata merea. (yp/knrp)

 

Sumber: infopalestina