lukis1

GAZA CITY — Di kamp pengungsi Al-Shati di Jalur Gaza utara, jalan-jalan dan dinding di banyak rumah telah dilukis dengan cat warna oleh 30 pelukis dalam upaya untuk membawa keceriaan di daerah yang biasanya terjadi perang dan kemiskinan.

Kampanye yang bertema “Gaza yang lebih baik” ditujukan untuk menjadikan kamp Al-Shati – rumah untuk lebih dari 82.000 pengungsi Palestina – sebuah wajah baru yang menghiasi rumah dan ruang publik menjadi berwarna dengan dilukis gambar pohon, bunga dan kupu-kupu.

lukis2

Meskipun warga kamp senang dengan tampilan ceria di setiap hunian mereka, Al-Shati tetap dihantui momok kemiskinan dan kemelaratan.

Bahgat Abu Hamad, ayah dari delapan anak, suka dengan gambar ceria seperti bunga oranye dan ungu yang sekarang menghiasi rumahnya.

“Tapi lukisan cantik akan tidak meningkatkan kondisi kehidupan menyedihkan kami dan tidak juga memberikan saya dengan pekerjaan atau makanan untuk keluarga saya,” keluhnya.

lukis3

“Rumah kami warna-warni di luar tetapi tetap gelap di dalam karena kami terus berjuang dengan kemiskinan dan keadaan kronis yang sulit kami alami,” kata Abu Hamad.

“Meskipun demikian, warna-warna cerah dan indah telah membuat banyak dari kita bahagia, terutama anak-anak.” ia menambahkan. (mk/knrp)

Sumber: Middle East Monitor