Syaikh Emad Yousef Mousa Abu Hattab (paling kiri), saat hadir di acara penerimaan tamu Ulama Palestina di Kantor Pusat KNRP. Selasa (
Syaikh Emad Yousef Mousa Abu Hattab (paling kiri), saat hadir di acara penerimaan tamu Ulama Palestina di Kantor Pusat KNRP. 

INDRAMAYU – KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) Indramayu gelar silaturahim kepada elemen-elemen masyarakat Indramayu pada rabu (11/11/2015). Pada lawatannya KNRP menghadirkan menghadirkan Ulama Palestina Syaikh Ali Muqbil selama 1 hari di Indramayu.

Silaturahim tersebut digelar agar masyarakat tahu dan ingat betapa penjajahan terhadap tanah Palestina dan Masjid Al Aqsa sudah hampir 70 tahun oleh Zionis Israel. Hingga saat ini pun rakyat Palestina semakin tertindas begitu pula kondisi masjid Al-Aqsha tempat tersuci ke-3 ummat Islam, semakin dalam bahaya karena akan dibagi baik secara waktu maupun tempat.

Pada silaturahim pertama, Syaikh Ali Muqbil menemui pengusaha krupuk udang khas Indramayu bernama Haji Hariri. Alhamdulillah, Haji Hariri menyambut baik dan sangat gembira mendapat paparan kondisi terkini Palestina serta Al-Aqsha dari Syaikh Ali Muqbil. Haji Hariri berkomitmen untuk berkontribusi untuk Kemerdekaan Palestina.

Lepas menemui pengusaha kerupuk udang, Syaikh Ali Muqbil berkunjung ke Ponpes Al-Islah Tajug di Kecamatan Balongan, Indramayu, guna memberikan edukasi tentang kewajiban membela Palestina dan Al-Aqsha dihadapan sekitar 600 santri dan para pengurus serta guru yang hadir. Para santri sangat termotivasi hingga mereka berkomitmen berdonasi Rp 1juta rupiah per santri.

Terakhir pada malam hari, Syaikh Ali Muqbil mengisi tablig akbar di Masjid Sabilul Muttaqin Bumi Patra Pertamina Balongan, Indramayu, bertajuk “Palestina Memanggil”. Para hadirin yang mendengarkan paparan Syaikh Ali Muqbil sangat tergugah dan mengharapkan kunjungan tokoh Palestina dapat reguler untuk mengabarkan kondisi Palestina secara periodik.

Silaturahim ulama Palestina ke Indramayu ini, telah menggugah warga, hingga masyarakat berkomitmen hingga terkumpul donasi Rp 300juta untuk rakyat Palestina. “KNRP Indramayu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yg sudah berkontribusi memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan terbebaskan Al-Aqsha tercinta,” ucap Humas KNRP Indramayu Eko Win mengakhiri. (mk/knrp)