rafah

GAZA — Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan penutupan lanjutan dari Rafah sangat berbahaya bagi ribuan pasien di wilayah tersebut.

Juru bicara Kementerian Ashraf Al Qudra-mengatakan kemarin bahwa penutupan perbatasan Rafah mengurangi 30 persen anggaran yang digunakan untuk memasukkan obat-obatan dan perlengkapan medis yang dibutuhkan pasien sebelum terjadinya kudeta militer Mesir pada pertengahan 2013.

Sektor kesehatan di Jalur Gaza mengalami kekurangan obat-obatan dan perbekalan kesehatan serta peningkatan jumlah pasien yang harus bepergian ke luar negeri untuk perawatan, sebagai akibat dari penutupan lanjutan dari perbatasan. (mk/knrp)

Sumber: Middle East Monitor