DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

 

bentrokan Al Aqsha 2

YERUSALEM — Pihak berwenang Israel telah memperbaharui larangan dua pemimpin gerakan Islam memasuki Yerusalem untuk periode enam bulan ketiga berturut-turut.

Wakil Kepala gerakan, Kamal Khatib, mengatakan kepada kantor berita Anadolu bahwa ia diberi berita di surat dari dinas keamanan Israel. Dia dilarang masuk kota Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa selama enam bulan. “Keputusan ini bertujuan untuk menghentikan kita dari melakukan tugas kita untuk mempertahankan Masjid Al-Aqsa, tapi kami akan melanjutkan misi kami,” katanya menantang.

Suleiman Ighbaria, anggota lain senior Gerakan Islam, mengungkapkan bahwa ia telah menerima perintah melarang serupa. Menggambarkan larangan itu sebagai “sewenang-wenang”, dia bersikeras bahwa itu “tidak akan menghalangi kita dari mendukung penduduk Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa.”

Israel melarang Khatib dan Ighbaria dari bepergian ke luar negeri beberapa pekan lalu menyusul perintah langsung dari Menteri Dalam Negeri Silvan Shalom. Pemerintah Israel melarang cabang seluruh utara Gerakan Islam pada 16 November. (yg/knrp)

Sumber: Middle East Monitor

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI