remaja diamputasi kakinya eissa-al-muti
YERUSALEM — Seorang remaja Palestina (13 tahun) kaki kanannya diamputasi setelah tentara Israel menembaknya, kata pengacara korban.
Tahanan dan pengacara mantan tahanan Komite Tareq Barghouthi mengatakan Eissa Al-Muti ditahan pada 19 September setelah ia luka parah di pintu masuk Betlehem.
Al-Muti dibawa ke Pusat Medis Hadassah Israel dan diborgol tangannya di tempat tidur, kata Barghouti. Al-Muti telah dioperasi pada pembuluh darah di kakinya dalam upaya untuk menyelamatkannya, namun operasi gagal dan kondisinya memburuk sehingga dokter terkemuka di Israel mengambil tindakan untuk mengamputasi kakinya.
Sipir Pengadilan Militer memutuskan bahwa remaja harus dibebaskan dengan jaminan sebesar 700 shekel (178 USD) namun jaksa penuntut militer mengajukan banding atas keputusan yang didasarkan pada kondisi medis Al-Muti.
Kepala urusan tahanan Issa Qaraqe mengatakan Al-Muti adalah korban dari kebijakan rasis Israel dan agresi mereka terhadap anak-anak Palestina.
Dia juga menambahkan bahwa ini adalah kejahatan yang disengaja dan Israel harus membayar dan dituntut ke Pengadilan Internasional. (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor