bentrokan Al Aqsha 2
Jenewa –  Sejumlah organisasi dan lembaga HAM Swis menyerukan para relawan dan simpatisan dunia untuk Palestina agar memberikan inisiatif untuk mengecam dan memprotes kekerasan dan kejahatan yang dilakukan pasukan Israel  penjajah di wilayah Palestina.
Dalam keterangan bersamanya kemarin, Ahad (18/10) lembaga-lembaga HAM tersebut menyerukan pemerintah Swis untuk segera menghentikan segala bentuk kerjasama dengan entitas zionis terutama dalam bidang militer dengan menganulir dan membatalkan kerjasama pembelian 6 pesawat tempur tanpa awak (drone) jenis Hermes 900 yang sudah ditandatangani oleh perusahaan Elbet Israel  senilai 250 juta Franck Swis (262 juta dolar AS).
Mereka meminta agar politik represif, pembangunan pemukiman, rasisme yang ditempuh oleh penjajah Israel  terhadap warga Palestina dihentikan dan berupaya membebaskan blockade dari Jalur Gaza dan memberikan sanksi kepada Israel karena tidak menghargai undang-undang internasional dan piagam Jenewa terkait HAM.
Keterangan lembaga HAM Swis ini menyerukan seluruh solidaritas bangsa Palestina dan sahabat-sahabatnya untuk memperbarui janji dan menguatkan kerja dalam rangka boikot utuh terhadap negara Israel  penjajah dengan tema; “No products Israeli, no investement into Israel, yes for sanction for Israeli”.
Lembaga-lembaga HAM Swis yang meneken pernyataan bersama ini di antaranya HAM for All, Partai Rakyat Swiss, Partai Hijau, Pusat HAM dan Keadilan, Asosiasi Advokat Buruh, Koalisi Eropa untuk HAM, Koalisi Boikot Israel, Koalisi Warga Amerika Latin dan Koalisi untuk Palestina.
Pernyataan bersama ini dikeluarkan menyusul kekerasan selama 18 hari terakhir di Al-Quds, Tepi Barat dan sebagian wilayah perbatasan Jalur Gaza. (mk/knrp)
Sumber: infopalestina.com