al-aqsa-mosque-2
AL-QUDS — Dewan Wakaf di Yerusalem kemarin mengadakan pertemuan darurat di Masjid Al-Aqsa untuk membahas cara-cara melawan serangan sengit di masjid yang dialami oleh para jamaah dan Murabitun, serta pelanggaran dan eksekusi berdarah dingin yang dilakukan oleh pendudukan Israel dan ekstremis pemukim Yahudi terhadap rakyat Palestina.
Koresponden The Quds Net di Yerusalem mengatakan bahwa, selama pertemuan, dewan menyampaikan apresiasi atas sikap Raja Yordania Abdullah II terhadap Al-Aqsa.
“Al-Aqsa adalah murni untuk Muslim dan tidak dapat dibagi dengan orang lain”, tambahnya. Dewan Wakaf tersebut menambahkan bahwa semua nama lain untuk situs yang “tidak berdasar” adalah didasarkan pada pernyataan palsu.
Dewan mengatakan bahwa apa yang dinyatakan oleh para penjajah tersebut akan situasi di Al-Aqsa yang tidak berubah adalah tidak benar. Sudah jelas bahwa serangan Israel dan pelanggaran di situs bersejarah tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan kemanusiaan.
“Pendudukan tidak memiliki hak untuk campur tangan dalam setiap urusan Wakaf Islam atau Masjid Al-Aqsa,” pungkasnya. (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor