DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

netanyahu
YERUSALEM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengunjungi kompleks Masjid al-Aqsa  di Yerusalem Timur al-Quds di tengah bentrokan antara pasukan Israel dan Palestina di tempat suci untuk hari keempat berturut-turut.
Laporan itu muncul karena ada konfrontasi antara Israel dan Palestina di lokasi masjid suci pada Rabu, karena para pemukim Israel dan tentara menyerang jamaah Muslim untuk hari keempat berturut-turut.
Kunjungan Netanyahu ini memicu bentrokan yang terjadi, setidaknya enam warga Palestina diculik sebelum kunjungan. Mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon mengunjungi kompleks Masjid Al Aqsha pada tanggal 28 September 2000 yang menyebabkan Intifada Kedua (pemberontakan rakyat).
Serangan brutal terhadap warga Palestina di lokasi masjid dimulai pada hari Ahad (13/9) setelah penyebaran tentara Israel ke daerah untuk liburan Rosh Hashanah, Tahun Baru Yahudi. Israel telah menerapkan pembatasan warga yang masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa sejak 26 Agustus.
pasukan israel naik ke kubah masjid Al Aqsha
Sementara itu, Netanyahu mengatakan pada hari Rabu bahwa Israel berencana untuk memperluas mandat pasukan menyusul bentrokan antara mereka dan demonstran Palestina di dalam dan sekitar kompleks Masjid al-Aqsa di Tepi Barat yang diduduki.
“Telah diputuskan untuk menguatkan langkah-langkah di banyak daerah,” kata Netanyahu pada pertemuan darurat yang juga dihadiri oleh Moshe Yaalon, Menteri rezim urusan militer.
“Sebuah modifikasi dari aturan keterlibatan akan diperiksa serta memberikan hukuman  bagi mereka yang melempar batu,” tambahnya.
Perdana menteri Israel itu juga mengatakan bahwa akan ada “denda yang signifikan” untuk anak-anak yang melemparkan batu dan juga untuk orang tua mereka.
Pernyataan Netanyahu datang sehari setelah Koordinator PBB Khusus untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov menyatakan keprihatinan serius atas kekerasan yang berlanjut bentrokan di dan sekitar kompleks Masjid Al Aqsha. (mk/knrp)
Sumber: Press TV
 

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI