terluka2
YERUSALEM TIMUR — Aparat Israel, Rabu (16/9), menganiaya dua penjaga Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur. Mowafak al-Hamami (50 tahun) dan Hamza Nimer (35) dianiaya oleh polisi Israel yang sedang mengawal kelompok turis Yahudi di situs suci umat Islam itu.
Dua penjaga tersebut terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Makased untuk menjalani perawatan medis. Seperti dikutip Maan News, sekitar 25 anggota kelompok kanan Israel memasuki area Masjid melalui gerbang Maroko. Salah satu di antaranya yakni ekstremis Yehuda Glick.
Sementara 60 warga Palestina justru dilarang masuk. Dari 60 yang dilarang, 52 di antaranya merupakan aktivis kelompok perempuan Murabitat. Kelompok ini telah masuk daftar hitam oleh Israel, dan sudah tidak diperkenankan lagi mengunjungi Al-Aqsa.
Warga Palestina meneriakkan “Allahu Akbar” saat ekstremis Yahudi melakukan tur. Situasi di Masjid Al-Aqsa memanas dalam beberapa hari terakhir. Pasukan Israel berulangkali memasuki masjid. Mereka melepaskan gas air mata, granat kejut dan menembakkan peluru karet ke arah demonstran. (mk/knrp)
Sumber: Republika Online