nelayan gaza
GAZA — Pasukan angkatan laut Israel telah menembaki nelayan Palestina di perahu mereka di lepas pantai Jalur Gaza yang terkepung, ungkap salah satu pejabat Palestina.
Para pejabat keamanan Palestina mengatakan insiden itu terjadi di lepas pantai Rafah di selatan Jalur Gaza, Rabu, dengan tidak ada laporan korban jiwa.
Pekan lalu, seorang anak Palestina (11 tahun) ditembak dan terluka saat dia bersama ayahnya yang seorang nelayan di dekat pantai desa Beit Lahia di Jalur Gaza utara.
Para nelayan Palestina menggantungkan hidupnya dari tepi pesisir yang diblokade Israel, mereka terancam setiap hari dengan pelecehan, penyitaan kapal dan bahan serta penahanan.

Pasukan angkatan laut Israel sering menargetkan kapal milik nelayan Gaza bahkan dalam batas daerah penangkapan yang telah disepakati oleh Israel dan Palestina pada akhir perang Israel musim panas lalu.
Di bawah kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak, daerah penangkapan di lepas pantai Gaza meningkat menjadi enam mil laut dari sebelumnya tiga mil laut. Perjanjian tersebut juga ditetapkan bahwa Israel akan memperluas daerah secara bertahap hingga 12 mil.
Menurut organisasi hak asasi manusia, militer Israel telah menyerang nelayan Gaza berkali-kali sejak akhir perang 50-hari musim panas lalu, yang menewaskan hampir 2.200 orang dan lebih dari 11.100 lainnya luka-luka.
Laporan mengatakan setidaknya tiga nelayan Palestina telah ditembak mati oleh pasukan Israel selama beberapa bulan terakhir. (mk/knrp)
Sumber: Press TV