DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

shalat jumat di Al Aqsha

Alquds – Jumlah jamaah shalat di Masjidil Aqsha yang sangat besar sepanjang bulan Ramadhan, dan diprediksi akan bertambah selama sepuluh hari terakhir, memaksa otoritas penjajah Zionis menyetujui penutupan pintu barat Masjidil Aqsha (al Magharibah) dan mencegah penyerbuan para pemukim Yahudi ke area masjid al Aqsha melalui pintu tersebut.

Direktur Masjidil Aqsha, Umar Kiswani mengatakan bahwa Dinas Wakaf sejak awal Ramadhan telah meminta penutupan pintu barat Masjidil Aqsha dan larangan pemukim Yahudi menyerbu masuk Masjidil Aqsha, dengan tujuan untuk memberikan keamanan, kedamaian dan suasana keimanan bagi para jamaah shalat yang datang ke Masjidil Aqsha.

Dia menjelaskan bahwa pihak penjajah Zionis menolak permintaan tersebut dan tetap membiarkan penyerbuan ke area masjid, yang memprovokasi perasaan kaum muslimin. Namun akhirnya mereka menyetujui karena banyaknya jamaah yang datang ke masjid, terutama mereka yang ingin I’tikaf.

Syaikh Umar Kiswani menegaskan seruannya untuk beri’tikaf di Masjidil Aqsha pada sepuluh hari terakhir Ramadhan kepada seluruh warga Palestina, baik yang di wilayah Palestina terjajah 1948, di al Quds, Tepi Barat dan siapa saja yang bisa datang ke sana.

Disebutkan bahwa sejak awal Ramadhan, setiap hari jamaah dalam jumlah besar datang ke Masjidil Aqsha baik dari al Quds, wilayah Palestina 1948 atau dari Tepi Barat. (mk/knrp)

Sumber: infopalestina.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI