nakba

RAMALLAH – Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa kantor-kantor urusan sipil Otoritas Palestina yang tersebar di kota-kota Tepi Barat sejak Rabu pagi telah menghentikan penerbitan izin untuk masuk ke al Quds dan wilayah Palestina yang diduduki Zionis sejak tahun 1948 tanpa diketahui sebab dan alasannya.

Sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa Presiden Mahmud Abbas telah mengeluarkan instruksi larangan menerima atau menerbitkan izin apapun untuk warga Palestina masuk ke al Quds dan wilayah Palestina terjajah tahun 1948 selama bulan Ramadhan.

Kantor urusan sipil mendapatkan instruksi yang intinya melarang dewan kota dan desa serta kantor-kantor urusan sipil di berbagai wilayah Otoritas Palestina menerima apapun permintaan penerbitan izin.

Keputusan ini datang setelah ada permintaan dari kamar dagang yang diajukan kepada Presiden Abbas agar menghentikan izin masuk ke wilayah “green line” untuk menjaga musim Ramadhan dan hari saya yang ditunggu para penguasaha sepanjang tahun, banyaknya izin yang dikeluarkan akan mengakibatkan kerugian ekonomi Palestina karena warga akan berbondong-bondong membeli barang dari pasar Zionis.

Sementara itu sumber-sumber Palestina lain mneyebutkan bahwa sebab utama di balik penghentian penerbitan izin ini adalah setelah adanya pertemuan antara petinggi Palestina dan Zionis, di mana pihak Zionis meminta agar polisi Palestina memeriksa bus-bus Palestina dan memastikan semua penumpang melaksanakan aturan parsyaratan Zionis. Namun pihak Palestina menolaknya dan menyampaikan masalah tersebut kepada Presiden Abbas yang kemudian Abbas mengeluarkan keputusan penghentian penerbitan izin. [zk/knrp]

Sumber : www.infopalestina.com