Ilustrasi warga Palestina di Gaza di depan puing-puing bangunan rumahnya yang hancur oleh zionis israel.
Ilustrasi warga Palestina di Gaza di depan puing-puing bangunan rumahnya yang hancur oleh zionis israel.
DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Gaza – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan,  menyerukan masyarakat internasional untuk turut memikul tanggung jawab atas gangguan yang dilakukan penjajah Zionis terhadap proses rekonstruksi Jalur Gaza karena terus menutup perlintasan-perlintasan Jalur Gaza dan mencegah masuknya pasokan semen dan bahan bangunan.

Hasayinah mengatakan, “Kementrian pekerjaan umum dan perumahan siap untuk memulai segera dalam rekonstruksi Gaza. Ada sejumlah warga yang menyiapkan rencana dan peta yang dibutuhkan. Namun tindakan penjajah Zionis yang terus menutup gerbang-gerbang perlintasan menghalangi proses rekonstruksi ini.”

Dia menambahkan, “Tidak masuk akal membiarkan ribuan keluarga terlantar tanpa tempat tinggal, apakah dengan tinggal di tenda-tenda, atau di sekolah-sekolah atau bahkan di puing-puing rumah-rumah yang hancur.”

Dia menyatakan pihaknya membutuhkan milyaran dolar untuk rekonstruksi Gaza yang mengalami blokade sejak lebih dari 8 tahun. Dia meminta agar semua perlintasan dibuka dan masuknya bahan rekonstruksi dengan bebas mutlak. Dia mengatakan, “Kami hanya membutuhkan dua hal saja: dana dan bahan bangunan.”

Pada 7 Juli 2014 lalu, penjajah Zionis melancarkan perang sengit ke Jalur Gaza selama 51 hari. Mereka melancarkan ribuan serangan udara, darat dan laut sehingga mengakibatkan 2324 warga Palestina gugur dan belasan ribu lainnya luka-luka, ribuan rumah hancur, dan juga fasilitas industri. Di samping melakukan pembantian yang mengerikan. (mk/knrp)

Sumber: infopalestina.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI