Opick rilis Album
JAKARTA – Opick berhasil membuktikan, bahwa musik religi juga patut diperhitungkan di pasar internasional. Rencananya tahun depan, Opick mendapat undangan untuk menyuguhkan karya musiknya di Square Garden, New York, Amerika Serikat. “Saya nggak bisa bahasa Inggris, Arab apalagi. Tetapi lewat album religi, saya ditawari konser di New York,” ujar Opick saat merilis Album barunya Salam Rindu Ya Musthafa, di Jakarta.
 
Tahun lalu, dia juga sempat menggelar konser tunggal di beberapa negara Islam. Antara lain, Turki, Yaman, Mesir, hingga di Jalur Gaza Palestina. “Saya pun pernah manggung di Istana Kremlin,” cerita Opick seperti yang dilansir laman indopos.co.id. Ahad (7/6).
 
Saat dirinya berkesempatan ke Jalur Gaza Palestina, untuk memberikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza, April 2013 silam bersama Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), dirinya berkesempatan menggelar konser amal kemanusiaan di dua kota di Mesir, Kairo dan Alexandria atas kerja sama dengan KNRP, Rafii Groups (Event Organizer), Sinai (Studi Informasi Alam Islami) Mesir, Aqsa Syarif (Malaysia), PPMI Mesir, as-Syatibhi Center dan didukung KBRI Kairo. Konser amal di Alexandria digelar pada 4 April 2013 di Hall Bibliotheca Alexandria yang menampung 1.600 kursi.
 
Biasanya di setiap panggung yang disinggahi Opick, baik itu di Eropa, Turki, Afrika, dan Mesir, Opick selalu ditanya kapan menelurkan lagu berbahasa Arab atau Inggris. Itu sebabnya, dia menyisipkan beberapa lagu berbahasa Arab di album terbarunya. Di album tersebut penyanyi dan pencipta lagu yang sempat meraih lima platinum lewat album berjudul Istigfar tersebut mengusung konsep grande dengan style world music.
 
Pemilihan world music merupakan jawaban Opick atas tantangan sebagian pencinta di mancanegara. “Saya nggak bagus bicara bahasa Inggris. Arab juga apalagi. Tapi lewat tembang salawat ini moga-moga karya saya bisa mendunia,” pungkasnya. [zk/knrp]