pembangkitlistrik

ANKARA – Akademisi Turki “Togcha Farole” menuduh penjajah Zionis menghalangi inisiatif yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik Jalur Gaza, yang sampai sekarang belum menyetujui pembangunan pusat pembangkit tenaga listrik terapung di laut Gaza.

Guru Besar Ilmu Politik dan Hubungan Internasional di Universitas Uskudar ini di Istanbul menjelaskan bahwa kebutuhan energi listrik Jalur Gaza separoh dibenuhi oleh energi listrik dari Mesir, yang pada dasarnya mengalami kesulitan dalam menjamin kebutuhan listrik sendiri.

Para pejabat di perusahaan “Kara Deniz” Turki, yang menyeponsori proyek ini, mengatakan bahwa pihak-pihak terkait di Palestina dan Israel masih pada tahap evaluasi teknis dan komersial, mengenai stasiun listrik terapung yang memiliki kapasitas produksi 100 MW tersebut. [zk/knrp]

Sumber : www.infopalestina.com