DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

david-ben-gurion
Perdana Menteri Pertama Israel, David Ben-Gurion

 
JERUSALEM – Penelitian tentang dokumen sejarah Palestina dan Zionis telah memberi titik terang baru pada runutan tragedi Nakba. Ketika 750.000 orang Palestina diusir dari rumah mereka pada tahun 1948. Menurut Hossam Shaker, pemimpin tim penelitian dokumen, mereka mengungkapkan bahwa kebijakan yang disengaja diadopsi oleh Israel, negara yang baru lahir  itu untuk mencegah pengungsi Palestina kembali ke rumah mereka.
Shaker mengeluarkan sejumlah pernyataan pers untuk menjelaskan rincian penemuannya. Salah satu surat yang ditandatangani oleh Perdana Menteri pertama Israel, David Ben-Gurion, mendukung kesimpulan sejumlah sejarawan, terutama mengenai kebijakan mencegah pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka, yang diadopsi dari pasukan Israel selama dan setelah perang 1948 .
david-ben-gurion-letter
Dokumen diketik dan ditandatangani oleh Ben-Gurion pada tanggal 2 Juni 1948 yang ditulis dalam bahasa Ibrani. Isi surat tersebut menegaskan untuk mencegah warga Arab dari Haifa untuk kembali ke kota. “Sampai perang berakhir, kami tidak peduli dengan kembalinya musuh dan semua lembaga harus bertindak sesuai perintah.” Ben-Gurion menekankan dalam tulisannya.
Surat Ben-Gurion ini akan dilelang pada 3 Juni dan Shaker mengatakan bahwa surat ini menunjukkan rincian peran lembaga Israel dalam menciptakan tragedi Nakba. (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI