Perbatasan Gerbang Rafah Mesir, saat penyaluran Ambulan KNRP untuk rakyat Gaza, Kamis (22/1/2015).
Perbatasan Gerbang Rafah Mesir, saat penyaluran Ambulan KNRP untuk rakyat Gaza, Kamis (22/1/2015).

GAZA – Ketua Dinas Perlintasan dan Perbatasan di Jalur Gaza Maher Abu Shubhah pada Rabu (27/5) malam mengumumkan perpanjangan pembukaan gerbang perlintasan darat Rafah yang memisahkan antara Jalur Gaza dan Mesir hingga hari ini, Kamis (28/5), bagi mereka yang hendak pulang ke Jalur Gaza.

Maher menegaskan bahwa gerbang perlintasan darat akan tetap dibuka hingga hari Kami ini dari satu arah saja ke Jalur Gaza untuk kepulangan warga yang terkatung-katung di sisi Mesir.

Otoritas Mesir pada hari Selasa dan Rabu kemarim kembali membuka gerbang Rafah dari satu arah bagi mereka yang terkatung-katung di sisi Mesir, telah lebih dari dua bulan ditutup secara total.

Menurut data, lebih dari 10 ribu warga Palestina di Jalur Gaza mulai dari pelajar dan mahasiswa, pasien, pemegang kewarganegaraan asing dan izin tinggal di luar negeri, ingin berangkat ke luar negeri, namun penutupan gerbang Rafah mencegah keinginan mereka tersebut.

Gerbang Rafah merupakan satu-satunya celah yang menghubungkan pendudukan Jalur Gaza yang berjumlah sekitar 1,8 juta jiwa dengan dunia luar. [zk/knrp]

Sumber : www.infopalestina.com