Yaron-Kaplan-Photo-by-Ilan-Assayag
JERUSALEM-Tentara Israel menggunakan warga Palestina sebagai target untuk pelatihan mereka, lapor seorang mantan tentara Israel kepada kabar harian Haaretz .
Dalam sebuah artikel berjudul “Dari  seorang tentara Israel menjadi seorang penentang”, Haaretz melaporkan bahwa “setelah dua tahun di Angkatan Pertahanan Israel, Yaron Kaplan, 21, dari Lod, menyatakan dirinya menjadi seorang penentang dan menolak untuk melanjutkan tugasnya karena pendudukan Israel di Tepi Barat. ”
“Dari saat mulai pelatihan saya mengerti bagaimana kekerasan tempat ini terjadi. Ini  adalah pengalaman yang benar-benar traumatis. Setiap kali kami akan melakukan latihan menembak, kami akan ‘mengeksekusi’ seseorang.”katanya.
Kaplan mengatakan bahwa ia bergabung dengan tentara segera setelah ia lulus dari perguruan tinggi militer, tapi sekarang sudah berhenti. Dia menjelaskan hal ini karena ia tak tahan dengan “aksi kekerasan tentara Israel”.
Kaplan mengatakan ia tidak akan kembali ke dinas militer dan akan berniat mengasingkan diri setelah Paskah.
“Saya sepenuhnya menyadari konsekuensi akan hal ini. Saya tidak ragu karena memang  ini adalah hal yang benar untuk dilakukan.” pungkas Kaplan. (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor