Bocah Palestina Enas Khalil sedang dilarikan ke rumah sakit setelah ditabrak mobil yang dikemudikan oleh seorang pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Bocah Palestina Enas Khalil sedang dilarikan ke rumah sakit setelah ditabrak mobil yang dikemudikan oleh seorang pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki.

TEPI BARAT – Seorang pemukim Israel telah menabrak lari seorang anak Palestina berusia lima tahun di Tepi Barat yang diduduki bagian selatan dan menimbulkan luka serius.
Sumber-sumber medis Palestina mengidentifikasi korban bernama Zakariya Mahmoud al-Umour, informasi tersebut menambahkan bahwa ia ditabrak di daerah Khallet al-Mayya, Kota Yatta, terletak sekitar 8 kilometer (4,9 mil) selatan al-Khalil (Hebron), Selasa (28/4).
Sumber tersebut menambahkan bahwa pemukim Israel mencoba untuk kabur setelah menabrak bocah malang itu, namun warga setempat berhasil menghentikannya.Anak laki-laki Palestina tersebut dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Ada sejumlah insiden tabrak lari yang menargetkan warga Palestina di berbagai bagian Tepi Barat yang diduduki, dengan sebagian besar dari mereka belum diinvestigasi oleh pemerintah Israel. Beberapa peristiwa tersebut bahkan telah mengakibatkan korban jiwa.
Pada tanggal 19 Oktober 2014, gadis Palestina berusia lima tahun, Enas Khalil, tewas setelah terluka dalam insiden tabrak lari serupa yang melibatkan seorang pemukim Israel di dekat kota Ramallah, Tepi Barat.
Bocah Palestina Adam al-Risheq sedang dilarikan ke rumah sakit setelah ditabrak mobil yang dikemudikan oleh pemukim Israel di Timur al-Quds (Yerusalem).
Bocah Palestina Adam al-Risheq sedang dilarikan ke rumah sakit setelah ditabrak mobil yang dikemudikan oleh pemukim Israel di Timur al-Quds (Yerusalem).

Khalil adalah salah satu dari dua gadis yang ditabrak oleh seorang pemukim Israel dengan mobilnya di jalan utama di kota Sinjil dekat Ramallah. Gadis kedua, yang diidentifikasi berusia delapan tahun Nilin Asfour, juga terluka parah dalam kecelakaan itu.
Pada tanggal 17 Agustus, seorang pria Palestina tewas setelah tertabrak seorang pemukim Israel di Timur al-Quds (Yerusalem). Selain itu, pada tanggal 7 Agustus, seorang pemukim menabrak dan melukai seorang gadis Palestina berusia delapan tahun di Tepi Barat bagian selatan.
Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di lebih dari 120 pemukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat, termasuk Timur al-Quds, pada tahun 1967.
Sebagian besar masyarakat internasional menganggap permukiman ilegal karena wilayah dikuasai oleh Israel dalam perang tahun 1967 dan dengan demikian seharusnya Israel tunduk dengan Konvensi Jenewayang  melarang pembangunan di lahan yang diduduki. (mk/knrp)
Sumber: Press TV