DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

boikot
TEPI BARAT – Warga Palestina telah memulai kampanye untuk memboikot barang-barang Israel yang dijual di Tepi Barat yang diduduki dengan cara menyita dan menghancurkan produk.
Pada hari Selasa (3/3), pemimpin aksi kampanye Abdullah Kmail mengatakan aktivis akan mengunjungi toko-toko dan produk sasaran dari enam perusahaan besar makanan Israel dalam beberapa hari mendatang.
“Kami telah memasuki tahap kedua aksi untuk menyita dan merusak barang-barang ini,” katanya.
Lebih lanjut Kmail menjelaskan, tercatat bahwa aktivis mengendarai truk susu dan yogurt Israel ke alun-alun kota Ramallah, dan membuang produk susu dengan sorak-sorai pendukung aksi boikot.
Pemimpin kampanye aksi boikot ini mengatakan 80 persen dari toko-toko di Tepi Barat tidak lagi memiliki produk-produk Israel dan pemilik toko diberi waktu tambahan untuk menjual barang-barang yang tersisa sehingga tidak ada lagi produk yang disita.
Para pejabat Israel mengambil langkah setelah Otoritas Palestina diterapkan untuk bergabung dengan Pengadilan Kriminal Internasional untuk mencari kejahatan perang yang dituduhan kepada Israel pada awal Januari.
Tepi Barat merupakan pasar yang penting bagi barang-barang Israel dan ekspor makanan sekitar Rp 700 juta per tahun di sana. Kampanye boikot saat ini menargetkan enam perusahaan makanan utama milik Israel, yaitu Tnuva, Strauss, Elite, Osem, Prigat dan Jafora.
Pemilik toko di Tepi Barat mengatakan alasan utama di balik boikot produk Israel oleh warga Tepi Barat ini adalah karena serangan musim panas 2014 oleh militer Israel terhadap Jalur Gaza yang terkepung. (mk/knrp)
Sumber: Press TV

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI