Electricity-cut-in-Rafah
RAFAH – Perusahaan Listrik Mesir  telah menjatah jumlah listrik kota Rafah di selatan Jalur Gaza, Palestina, lapor salah seorang petugas di perusahaan distribusi listrik Palestina mengatakan kepada Al-Resalah.
Petugas tersebut melaporkan kepada Al-Resalah bahwa salah satu dari tiga jalur listrik Rafah telah sepenuhnya dihentikan sejak Jumat lalu, sementara listrik yang dipasok melalui dua jalur lain kini telah dijatah.
Menurut sumber, hanya 14 megawatt listrik yang masuk Rafah saat ini dibandingkan 30 megawatt pasokan listrik yang disediakan sebelumnya. Hal ini telah mengganggu jadwal listrik, sehingga saat ini listrik yang biasanya tersedia selama 12 jam dipotong menjadi enam jam per hari.
Sumber itu menyatakan keprihatinan akan hal ini, apakah perusahaan listrik Mesir akan terus menjatah jumlah pasokan listrik atau malah akan terus menguranginya, yang akan mengakibatkan krisis listrik yang nyata untuk Rafah.
Perusahaan listrik Mesir menyediakan 30 megawatt untuk Rafah selama beberapa tahun, tetapi pada beberapa kesempatan pasokan dihentikan karena operasi militer di Sinai. (mk/knrp)
 
Sumber: Middle East Monitor