DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Pemuda Palestina memegang spanduk selama protes terhadap krisis listrik di Jalur Gaza, di depan perusahaan Listrik, di kota Gaza
Pemuda Palestina memegang spanduk selama protes terhadap krisis listrik di Jalur Gaza, di depan perusahaan Listrik, di kota Gaza

GAZA – Ratusan warga Palestina dari semua lapisan masyarakat telah turun ke jalan beberapa kali pada minggu ini sebagai aksi protes atas krisis listrik yang parah menimpa Jalur Gaza, QudsNet melaporkan pada hari Selasa. Sebagian besar demonstran menuju markas pabrik listrik satu-satunya di pusat Jalur Gaza, yang telah beberapa kali ditargetkan oleh Angkatan Pertahanan Israel sejak tahun 2006.
Para pengunjuk rasa menyerukan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Rami Hamadallah untuk bertanggung jawab menyelesaikan masalah krisis listrik yang parah. Mereka juga menyerukan PA untuk menangani Jalur Gaza dengan cara yang sama yang berhubungan dengan Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Wali Kota Rafah, Sobhi Abu-Ridwan, krisis listrik mempengaruhi kerja dewan lokal di seluruh wilayah. “Kami tidak dapat menjalankan pabrik limbah dan air sumur untuk memenuhi kebutuhan warga,” katanya. “Hal ini telah menyebabkan masalah besar di sektor jasa, dan banyak peralatan penting telah berhenti bekerja.”
Abu-Ridwan menyerukan Abbas untuk segera bertindak mengakhiri krisis listrik. Dia menekankan bahwa Gaza telah menjadi korban dari beberapa perang Israel dan telah hidup di bawah pengepungan selama delapan tahun. “Karena itu,” tegasnya, “bahan bakar untuk pembangkit listrik harus dibebaskan dari pajak.” (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI