Duta Besar Palestina untuk Indonesia HE Fariz Mehdawi (duduk kedua dari kanan) dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro (duduk kedua dari kiri), bersama 10 orang petugas Palestina dalam pelatihan inseminasi buatan di Malang, Selasa (3/3/2015).- Foto Dok. Istimewa | by Wartakota
DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Duta Besar Palestina untuk Indonesia HE Fariz Mehdawi (duduk kedua dari kanan) dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro (duduk kedua dari kiri), bersama 10 orang petugas Palestina dalam pelatihan inseminasi buatan di Malang, Selasa (3/3/2015).-  Foto Dok. Istimewa | by Wartakota
Duta Besar Palestina untuk Indonesia HE Fariz Mehdawi (duduk kedua dari kanan) dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro (duduk kedua dari kiri), bersama 10 orang petugas Palestina dalam pelatihan inseminasi buatan di Malang, Selasa (3/3/2015).- Foto Dok. Istimewa | by Wartakota

PALMERAH – “It is not a simply training,” ujar HE Fariz Mehdawi, Duta Besar Palestina dalam sambutannya di acara pembukaan ‘Training Program On Frozen Semen Production and Breeding of Small Ruminant for Palestine’ di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB), Singosari-Malang, Selasa (3/3/2015) siang.
 
Acara  dibuka Dubes Palestina Fariz Mehdawi. Program pelatihan bagi 10 warga atau petugas peternakan Palestina tersebut mengenai inseminasi buatan untuk hewan ternak dan peliharaan yang diberikan oleh tim ahli dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Kesehatan.
 
Pelatihan kepada 10 petugas Palestina ini akan diberikan selama 9 hari mulai Selasa (3/3/2015) sampai Rabu (11/3/2015) mendatang.
 
Dalam keterangan pers yang diterima Warta Kota, Selasa, Mehdawi mengaku berterimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Indonesia yang mau mentransfer pengetahuan dan teknologi soal inseminasi buatan kepada Palestina.
 
Menurut Mehdawi, pelatihan dari Indonesia ini akan sangat berguna untuk meningkatkan peternakan di Palestina, supaya dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
 
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemenkes, Syukur Iwantoro menuturkan target pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petugas Palestina dengan mentransfer teknologi inseminasi buatan dari Indonesia.
 
“Ini merupakan kemajuan bagi Indonesia, dimana teknologi di bidang peternakan yakni inseminasi buatan di Indonesia sebenarnya telah maju dan kini diakui secara internasional,” katanya. [zk/knrp]
 
Sumber : www.wartakota.tribunnews.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI