DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

a-palestinian-man-carries-his-sister-near-tents-erected-_150220091817-356
YARMOUK – Sebanyak 2.663 pengungsi Palestina telah tewas di Suriah sejak awal perang sipil, ungkap Kelompok Aksi untuk Palestina Suriah kemarin.
Dalam siaran persnya, kelompok tersebut menjelaskan bahwa krisis di kamp pengungsi Palestina di Yarmouk makin memburuk akibat pengepungan pada kamp itu selama hampir dua tahun.
Kelompok ini mencatat bahwa kamp tersebut sudah 167 hari tidak ada air dan tanpa listrik selama 677 hari. Menurut kelompok kamp, mereka sangat kekurangan makanan dan peralatan medis yang menyebabkan kematian 167 pengungsi akibat kelaparan dan kurangnya perawatan medis.
Menurut statistik UNRWA, setidaknya 27.933 pengungsi Palestina melarikan diri ke Suriah dan tiba di Eropa dalam empat tahun terakhir, sementara 80.000 pengungsi Palestina melarikan diri ke negara tetangga termasuk Jordan yang menerima 10.687 pengungsi, Lebanon yang menerima 51.300 pengungsi dan Mesir yang menerima 6.000 pengungsi.
Kelompok ini mencatat bahwa tentara rezim Suriah terus mencegah orang di kamp pengungsi Hosseinieh untuk kembali ke rumah mereka setelah hampir 499 hari sementara orang-orang dari kamp pengungsi Al-Sabina tidak mampu kembali ke rumah mereka selama hampir 468 hari.
Mereka juga mengatakan bahwa seluruh penduduk di kamp pengungsi Handarat telah mengungsi 670 hari yang lalu, setelah kelompok oposisi menguasai kamp. Kamp pengungsian Daraa  telah tanpa air selama 314 hari dan 70 persen dari bangunan hancur. (mk/knrp)
Sumber: Middle East Monitor

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI