3 Muslim Amerika yang dibunuh Craig Steven Hicks. Foto inset : Craig 'Sang Jagal'
3 Muslim Amerika yang dibunuh Craig Steven Hicks. Foto inset : Craig 'Sang Jagal'
3 Muslim Amerika yang dibunuh Craig Steven Hicks. Foto inset : Craig ‘Sang Jagal’
DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

JABALIA – Puluhan warga Palestina di Jalur Gaza pada Sabtu (14/2) petang menggelar aksi unjuk rasa mengecam pembunuhan tiga muslim di Carolina Utara, Amerika.

Para pengunjuk rasa membentangkan spanduk dan poster yang mengecam pembunuhan ketiga muslim di Amerika tersebut. Aksi ini digalang oleh gerakan Pejuang Palestina di wilayah Jabalia, wilayah utara Jalur Gaza.

Petinggi Pejuang Palestina Muhammad Abu Askar dalam orasinya mengatakan bahwa ketiga muslim tersebut dibunuh dengan darah dingin di Amerika, negeri yang mengatakan dirinya sebagai negara demokratis.

Abu Askar mengecam sikap diam pemerintah Amerika terhadap apa yang disebutnya sebagai kejahatan “kedengkian buata” dan “rasis”.

Dia menambahkan, “Atas dosa apa mereka dibunuh wahai Presiden Amerika Barrack Obama. Di mana kalian saat kejahatan ini terjadi? Kami menunggu beberapa kata yang mengecam. Sebagai presiden Amerika, kami menunggu Anda memberikan dukungan kepada keluarga korban dan membela mereka.”

Abu Askar mengecam sikap dia negara-negara barat dan lembaga-lembaga HAM internasional. Dia menegaskan pentingnya mengecam terorisme di mana saja dan bukan dengan standar ganda.

Dia melanjutkan, “Serangan ini adalah serangan terhadap Islam dan kemanusiaan. Kejahatan ini harus dikecam dan memperlakukannya persis sebagaimana memperlakukan setiap kejahatan yang terjadi di negara manapun di dunia.”

Tiga orang muslim Amerika, dilaporkan meninggal dunia pada hari Selasa lalu di Carolina Utara setelah diberondong tembakan oleh “Craig Steven Hicks”, yang kemudian mengakui kejahatannya, di sebuah kompleks perumahan dekat University of North Carolina di kota Chapel Hill.

Ketiga korban, mereka adalah pasangan yang baru menikah bernama Deah Shady (dokter Suriah berusia 26 tahun) dan istrinya Yusor Muhammad (21 tahun) dan adiknya Razan Mohammed Abu Salha, 19, keduanya warga Palestina yang memegang kewarganegaraan Yordania. [zk/knrp]

Sumber : www.infopalestina.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI