DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

The entrance of the ICC is seen in The Hague
TEL AVIV — Kepala staf umum Pasukan Pertahanan Israel atau IDF, Letnan Jenderal Benjamin Gantz mengatakan pada Kamis (8/1) bahwa dirinya lebih kecewa daripada khawatir tentang keikutsertaan Palestina dalam Pengadilan Kejahatan Internasional atau ICC yang telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon dan mulai berlaku pada 1 April nanti.
Gantz merasa keikutsertaan Palestina ini tidak perlu karena Israel dapat menyelidiki sendiri masalah perang yang berlangsung antara Israel dan Palestina pada musim panas kemarin.
“Ini merupakan langkah unilateral yang tidak perlu dilakukan Palestina,” ujar Gantz.
Seperti militer AS, Gantz menjelaskan bahwa IDF merupakan bagian dari negara demokratis yang beroperasi di bawah hukum internasional dan IDF telah membuat sebuah upaya besar untuk mencegah korban jiwa, korban sipil.
Israel memiliki tradisi hukum dan kemampuan untuk menyelidiki secara pribadi setiap kasus yang bersangkutan dengan negaranya.
Seorang pejabat senior militer bertanya apa IDF akan mengubah operasi militer di Jalur Gaza, Gantz menjawab, “Saya tidak berpikir kami perlu berubah.”
Namun Badan PBB menyatakan pada Agustus lalu setidaknya dua ribu warga Palestina tewas dalam perang musim panas lalu di Gaza, lebih dari dua pertiga mereka merupakan warga sipil. Sementara Israel membantah jumlah korban ini. (zk/knrp)
 
Sumber : www.cnnindonesia.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI