pembangkitlistrik

GAZA – Otoritas Energi Palestina di Jalur Gaza menyatakan bahwa pihaknya kembali mengoperasikan satu-satunya stasiun pembangkit listrik di Jalur Gaza pada Sabtu (17/1) malam, setelah ada pasokan bahan bakar industry yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya.

Wakil Ketua Otoritas Energi Fathi Syaikh Khalil mengatakan, “Jalur Gaza mendapatkan tambahan jam pendistribusian listrik.” Dia menambahkan bahwa stasiun pembangkit listrik mulai bekerja setelah ada pasokan solar industry, sehingga memungkinkan untuk dilakukan penjadwalan distrubusi. Misalnya mas tersambung selam 8 jam dan masa putus 8 jam setiap hari, yang sebelumnya hanya 4 jam tersambung dalam sehari.

Pada Rabu lalu pemerintah Palestina mengakui ada dana 25 juta dolar yang tiba dari Qatar, diputuskan 10 juta dolar untuk bahan bakar bagi stasiun listrik Gaza, yang cukup untuk mengoperasikan selama setengah bulan, demikian menurut Otoritas Energi Gaza.

Sejak sebulan, akibat penghentian operasi stasiun pembangkit listrik, karena kelangkaan solar industry yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya, perusahaan distribusi listrik mengumumkan penambahan jam pemutusan listrik hingga 20 jam setiap hari, dan waktu tersambung hanya 4 jam setiap hari. (zk/knrp)

Sumber : www.infopalestina.com