DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Seorang wanita Palestina menangis setelah rumahnya dihancurkan oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Seorang wanita Palestina menangis setelah rumahnya dihancurkan oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

TEPI BARAT – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyerukan Israel untuk segera menghentikan penghancuran rumah Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
“Dalam tiga hari terakhir, 77 warga Palestina, lebih dari setengahnya adalah anak-anak, telah kehilangan tempat tinggal,” James W. Rawley, Koordinator Pemukim dan Kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, mengatakan pada hari Jumat.
Pejabat PBB itu juga menyatakan keprihatinan atas serentetan penghancuran rumah warga Palestina oleh pemerintah Israel di wilayah pendudukan, termasuk Yerusalem Timur.

“Beberapa bangunan yang awalnya disediakan dari masyarakat internasional untuk memfasilitasi keluarga yang membutuhkan bantuan telah dihancurkan oleh Israel. Penghancuran yang mengakibatkan pengusiran paksa dan pemindahan menjadi bertentangan dengan kewajiban Israel berdasarkan hukum internasional dan menciptakan penderitaan dan ketegangan bagi warga Palestina “Rawley menekankan.

“Mereka harus segera dihentikan,” katanya.
Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), pemerintah Israel telah menghancurkan rumah milik warga Palestina sebanyak 42 rumah di Ramallah, Yerusalem al-Quds, Jericho, dan al-Khalil (Hebron) sejak 20 Januari .
Sedangkan menurut hukum internasional, penghancuran swasta atau publik properti di wilayah-wilayah pendudukan telah dilarang. Rezim Israel menghancurkan sedikitnya 359 rumah warga Palestina di Tepi Barat sepanjang 2014. (mk/knrp)
 
Editor: Mashan Khoiriyah
Sumber: Press TV

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI