Jesuis Palestine
LONDON  Seorang politikus Israel, David Ward, membuat kesal pemerintah negara itu. Sebab, dia menulis kicauan berbunyi “Je Suis Palestina” di Twitter.
Kicauan itu dia tulis di saat Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, ikut pawai diam di Paris pada hari Minggu lalu untuk mengutuk serangan teror terhadap kantor majalah Charlie Hebdo dan teror lain di Prancis.
Ada 17 orang yang tewas dalam rangkaian teror di Prancis selama tiga hari berturut-turut. Kicaun politikus Israel itu memicu Duta Besar Israel untuk Inggris, Daniel Taub, menulis surat kepada pemimpin Partai Liberal Demokrat dan Wakil PM Israel, Nick Clegg, untuk mengutuk tweet yang diunggah David Ward.
“#Netanyahu ada di pawai Paris!!! Membuat saya merasa sakit, dan Je suis #Palestina,” demikian kicauan politikus Israel itu. Kata “Je Suis” yang bermakna “saya” menjadi kata populer yang digunakan para pembela majalah Charlie Hebdo yang diserang para pria bersenjata.
Duta Besar Taub menulis surat kepada Wakil PM Clegg untuk mengekspresikan kebenciannya atas kicauan Ward.
”Ini membuat saya tidak senang dan harus menulis (surat) kepada Anda sekali lagi untuk mengekspresikan kebencian saya atas pernyataan yang dibuat oleh David Ward, pada saat Perdana Menteri Israel hadir dalam pawai solidaritas di Paris,” bunyi surat Taub, seperti dikutipRussia Today, semalam.
”Pada saat para pemimpin dunia bersatu dalam mengutuk kekejaman terhadap ekstremis, pernyataan Ward adalah upaya memalukan untuk mempolitisir penderitaan, mendelegitimasi Israel, dan membenarkan tindakan teror,” lanjut surat Taub.
”Hal ini juga menunjukkan ketidakpedulian terhadap perasaan orang-orang Yahudi Prancis. Banyak dari mereka melihat ke Israel karena mereka semakin ditargetkan hanya karena agama mereka,” imbuh Taub. (zk/knrp)
 
Sumber : www.sindonews.com