Boikot Produk Zionis Yahudi di Amerika
DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

strawberi Palestine
GAZA – Salah satu produk pertanian Gaza yang paling populer adalah stroberi. Ini merupakan tanaman unggul yang membutuhkan perhatian besar. Buah ini dapat diekspor baik dalam kondisi segar atau pun beku.
Musim Stroberi dimulai pada bulan Desember yaitu ketika buah sudah masak dengan sempurna, menurut para petani. Beit Lahia di bagian utara Jalur Gaza dikenal sebagai lahan dan produksi stroberi jenis terbaik.
Tanaman yang diimpor pada bulan Mei ini ditanam di lahan pembibitan. Kemudian dipindah ke petak permanen atau biasanya disebut rumah kaca pada bulan September. Tanaman ini juga terkadang ditanam di bawah mulsa (penutup tanah) plastik dan dapat berbuah hingga empat tahun.
Tahun ini, petani menghadapi masalah serius pada pertanian mereka, khususnya setelah penghancuran skala besar untuk lahan pertanian yang disebabkan oleh perang Israel di wilayah itu musim panas lalu. Hal ini menjadi hambatan di sektor pertanian mereka, khususnya pembibitan stroberi yang berimbas pada ekspor bagi petani.
Keterlambatan menanam stroberi setelah perang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, terutama untuk angkatan pertama yang dialokasikan untuk ekspor ke Eropa karena bertepatan dengan musim liburan Tahun Baru.
Insinyur pertanian di Kementerian Pertanian Palestina Eid Siyam mencatat bahwa volume stroberi yang diekspor tahun ini ke Eropa sejak awal musim sebesar 70 ton, 40 persen kurang dari apa yang biasanya diekspor. Mereka mengharapkan untuk mengekspor tidak kurang dari 200 ton di akhir bulan, yang merupakan akhir dari musim ekspor. Selain Eropa, Gaza juga mengekspor 90 ton stroberi ke Tepi Barat. (mk/knrp)
Editor: Mashan Khoiriyah
Sumber: Middle East Monitor

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI