DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Seluruh Ketua KNRP Wilayah se Indonesia berfoto bersama dengan Pengurus KNRP Pusat, turut juga membersamai Perwakilan Ulama Palestina yang berada di Luar Palestina Syaikh Ali Mughbil, Jum'at (28/11) di Tangerang Banten, Saat pembukaan Silatnas II KNRP 2014.
Seluruh Ketua KNRP Wilayah se Indonesia berfoto bersama dengan Pengurus KNRP Pusat, turut juga membersamai Perwakilan Ulama Palestina yang berada di Luar Palestina Syaikh Ali Mughbil, Jum’at (28/11) di Tangerang Banten, Saat pembukaan Silatnas II KNRP 2014.

Tangerang, Banten (30/11) – Para pengurus dan perwakilan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dari berbagai wilayah di Indonesia menghadiri acara Silaturahim Nasional (Silatnas) II KNRP 2014. Narasi besar yang diusung dalam acara ini adalah mentranformasi isu Palestina dari tataran Ideologis menjadi Budaya. Demikian disampaikan Sekretaris Umum KNRP Heri Efendi saat penutupan Silatnas II KNRP 2014 di Tangerang, Banten, Ahad (30/11) siang.
Lebih lanjut Heri menjelaskan, transformasi yang dimaksud yaitu permasalahan Palestina sudah harus akrab dan bersahabat dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, dan bukan hanya ada ditataran ideologi semata. Karena permasalahan Palestina bukan permasalahan musiman. “Beban hidup sebagai bangsa terjajah begitu rumit dan kompleks, bantuan yang mereka perlukan sangat banyak, harus bersifat jangka panjang, hingga blokade dicabut, Masjid Al Aqsha terbebas dan rakyat Palestina kembali kekampung halaman mereka dalam suasana hidup layaknya bangsa merdeka,” tegasnya.
Selain mendiskusikan berbagai pengalaman dan langkah-langkah untuk terus memberikan bantuan bagi rakyat Palestina, di Silatnas ini para pengurus KNRP menegaskan tekad mereka untuk selalu mengawali kepedulian itu dari diri para pengurus dan keluarga. Saat delegasi KNRP Jawa Barat menampilkan kebolehannya menghibur peserta Silatnas dengan tembang-tembang Palestina, beberapa relawan KNRP Jawa Barat secara refleks mengelilingkan kotak donasi ke seluruh peserta yang hadir. Dari penggalangan yang singkat ini terkumpul donasi sebesar Rp 5juta 700ribu. “Semoga ini terus menjadi budaya, bahwa pengurus KNRP harus digarda terdepan dalam memberikan kontribusi terbaik dalam kepedulian.” tandas Heri.
Heri juga menambahkan, permasalahan Palestina bukan sekedar masalah Ideologis, permasalahan Palestina adalah bencana kemanusiaan abad modern ini, “Maka dari itu KNRP mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu membantu rakyat Palestina baik yang ada di Jalur Gaza, Tepi Barat, atau diluar Palestina,” sebut pria yang juga alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini.
Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur (Kaltim) KH. Hamri Has, hadir bersama Sekretaris MUI Kalimantan Timur KH. Syahruddin Tarmidzi. Kehadiran para ulama ini atas undangan KNRP Kalimantan Timur untuk melihat langsung Silatnas II KNRP 20014 sekaligus menyerahkan donasi dari masyarakat Kaltim sebesar Rp 1,6 milyar, “Kami berterima kasih bisa menjadi bagian dari perjuangan kemerdekaan Masjid Al Aqsha dan Palestina, dan kami mempersilahkan kepada KNRP Kaltim untuk menggunakan salah satu ruangan yang ada di MUI Kaltim, untuk menjadi kantor KNRP,” ujarnya semangat saat memberikan sambutan.
Silatnas II KNRP 2014 ini, digelar sejak Jum’at hingga Ahad (28-30/11), yang pada pembukaannya dihadiri Ketua Umum KNRP Soeripto, SH., perwakilan Ikatan Ulama Palestina di luar Palestina Syaikh Ali Mughbil, Pakar Palestina DR. Muqoddam Cholil dan DR. Syaiful Bahri, serta aktivis perempuan peduli Palestina Nurjannah Hulwani, hadir pula sejumlah tamu undangan dari berbagai lembaga kemanusiaan yang peduli dengan permasalahan Palestina diantaranya, ASPAC for Palestine, Adara Relief, PKPU, ODOJ, PB Mathla’ul Anwar, BSMI, PAHAM, WAFAA, IKADI, JSIT, Jakarta Islamic School dan sejumlah mitra KNRP lainnya. (zk/knrp)

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI