DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

tahananpalestina
Perkumpulan Tahanan Palestina (PPC) kemarin memperingatkan dampak berbahaya setelah pemerintah Israel membuat kebijakan lanjutan untuk mengabaikan kebutuhan tahanan Palestina yang sakit.
Organisasi itu mengatakan bahwa 600 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel menderita berbagai jenis penyakit. Beberapa dari 160 orang tahanan diantaranya mengalami kondisi kritis.
PPC menyebutkan kasus tahanan Palestina Ali Hassan dari Qalqilya, menjadi korban penghinaan dan disiksa selama interogasi.
Pada tahun 2004, tangannya diikat di belakang punggungnya dan ia kemudian digantung dari tangannya. PPC mengatakan laporan medis menunjukkan bahwa Hassan menderita penyakit hernia dan telah menunggu operasi selama beberapa tahun.
Menurut pernyataan PPC, Hassan diberikan obat penghilang rasa sakit melalui suntikan. Dia juga menderita asma kronis.
Hassan, yang telah di penjara sejak tahun 2003, menjalani hukuman seumur hidup selama tujuh tahun. Tawanan Othman Younis, juga dari Qalqilya, bernasib sama. Dia telah menunggu pengobatan sejak tahun 2003 ketika ia ditangkap karena ia ditembak 24 kali.
PPC juga menyebutkan bahwa kasus Mohamed Rashid dari Hebron, yang dipukul di panggul selama penangkapannya pada tahun 2012. Dia membutuhkan operasi. Rashid ditangkap ketika ia masih di bawah umur dan menjalani hukuman penjara sembilan tahun. (mk/knrp)
Sumber: middleeastmonitor.com

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI