medan
Medan (14/12) – Warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan berhasil menggalang dana untuk rakyat Palestina sebesar Rp 1,089 miliar di Konser 7 Kota (K7K) di Convention Hall Tiara, Medan Sumatera Utara (Sumut), Ahad (14/12).
Hal ini disampaikan Ketua KNRP Sumut Hidayatullah diakhir acara yang menjadi gelaran terakhir konser kemanusiaan Jilid ke 7 KNRP ini.
Lebih lanjut Hidayatullah mengatakan, acara diawali dengan penampilan tim nasyid dan pembacaan ayat suci Al Qur’an, “Kemudian dilanjutkan orasi info terkini Palestina yang disampaikan Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Palestina, Syaikh Ali Ahmad Mughbil, yang sebelumnya selama sepekan berada di Sumut dalam rangka Road to Concert (RTC) K7K Medan ini,” jelasnya.
Setelah orasi yang berapi-api dari Syaikh Mughbil, sambutan dilanjutkan oleh Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Gubernur menyampaikan gagasannya tentang Gerakan Kencleng Palestina di setiap rumah, “Kita tidak perlu jihad pergi ke Palestina. Rakyat Palestina perlu doa, tilawah, zikir dan bantuan harta untuk perjuangan mempertahankan diri,” ujar Gatot yang disambut takbir hadirin.
“Mulai besok, pastikan di setiap rumah punya tabungan kecil berupa kaleng atau dompet untuk meletakkan uang recehan yang setiap hari kita sisihkan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina,” imbuh Gatot.
Gerakan menabung untuk Palestina ini diharapkan terus dilanjutkan sebagai bentuk jihad hingga rakyat Palestina meraih kemerdekaannya. Dalam konser kali itu, Gatot menyumbangkan uang pribadinya senilai Rp 100 juta untuk disalurkan bagi rakyat Palestina melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).
Dalam acara yang dimulai sejak pagi itu, Hadir dalam acara konser tersebut Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Ajibshah, Istri Gubernur Sumut Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Sekretaris Umum KNRP Heri Efendi, serta tokoh masyakarat di Kota Medan.
K7K Medan ini mendatangkan Duta KNRP Opick dan Melly Goeslow. Mengenakan kaftan hijau muda, Melly melantunkan tembang-tembag ciptaannya yang bernuansa islami. Dalam setiap pergantian lagu, Melly mengajak hadirin untuk memberikan donasi bagi perjuangan Palestina.
Bahkan diawal performanya Melly menawarkan gaun yang dikenakannya bernyanyi untuk dilelang yang hasilnya akan disumbangkan untuk Palestina.
Usai konser, panitia kemudian mengelar lelang benda diantaranya miniatur Masjid Al Aqsha, Foto Komplek Masjid Al Aqsha dan baju yang dikenakan Melly saat konser. Seorang pria membeli kaftan berwarna hijau dilengkapi batu-batu sirkon yang dikenakan Melly senilai Rp 25 juta. “Baju ini akan saya berikan untuk istri tercinta,” kata pria tersebut.
Sebelum acara puncak konser, KNRP Sumut juga telah mengadakan kegiatan RTC di sejumlah kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Acara diadakan di masjid, sekolah, dan kantor pemerintah daerah, dalam bentuk tabligh akbar dan penggalangan dana.
“Kota Medan dipilih menjadi penutup rangkaian Konser 7 Kota Tahun 2014, jadi kita ingin maksimal, karenannya kami minta dukungan segenap warga Sumatera Utara,” pungkas Hidayatullah.
Dana yang berhasil dikumpulkan oleh KNRP Sumut mencapai Rp 1.089.148.000 plus berbagai barang yang disumbangkan antara lain perhiasan emas, komputer tablet, jam tangan, handphone, powerbank dan sebagainya. (zk/knrp)