Kota Al Quds yang didalamnya terdapat komplek Masjid Al Aqsha, Palestina
DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

Kota Al Quds yang didalamnya terdapat komplek Masjid Al Aqsha, Palestina
Kota Al Quds yang didalamnya terdapat komplek Masjid Al Aqsha, Palestina

Orang-orang besar sepanjang sejarah Islam, hati dan pikirannya selalu tertumpah untuk merawat Al Aqsha. Sebelum Islam melakukan perluasan dakwah, Baginda Rasulullah SAW melakukan Isra’ ke Masjidil Aqsha. Sebuah isyarat dan sekaligus himbauan Allah kepada Baginda Nabi dan umatnya untuk memberikan perhatian khusus kepada Masjid Al Aqsha.
Menjelang akhir hayat Baginda Nabi SAW, pernah punya keinginan mengirim Usamah untuk membuka Syam ( Yordan, Palestina, Syiria dan Lebanon). Abu Bakar RA melakukan hal tersebut dan dilanjutkan Umar bin Khattab RA. Di masa Umar RA sejarah pembebasan Al Aqsha sangat indah ditulis sejarah, peristiwa itu dikenal dengan ‘Ahd Umari (Perjanjian Umar). Salah satu isinya yang disepakati pemimpin Islam dan Kristen waktu itu, tidak boleh Yahudi tinggal di Al Quds.
Sejarah terus berjalan, mencatat mereka yang punya perhatian lebih kepada Kiblat Pertama umat Islam. Akankah bangsa timur (Syarqan Nahar)seperti Indonesia akan dicatat sejarah punya kontribusi besar untuk pembebasan Al Aqsha? Kesempatannya sebenarnya sama dengan bangsa muslim lainnya, persis seperti Salahuddin yang berasal dari Tikrit, Irak.
Kapan kira-kira kita punya cita-cita, saat terbangun dari tidur langsung ingat, Al-Aqsha masih terjajah, berharap menjadi bagian dari orang-orang yang membebaskan Al Aqsha. Barangkali kita harus berkaca kembali kepada pada Sultan Nuruddin Zangki, setiap malam selalu pergi ke sebuah bukit di Damaskus, Syiria untuk bermunajat.
“Ya Allah, bebaskanlah Al Aqsha, bukan karena aku, bukan karena Nuruddin, bukan….., tiada lah aku tidak lebih dari seekor kalb.” Doa dan tradisi ini, ternyata dipanjatkan puluhan tahun. Dan di masa Salahuddin sejarah itu terulang kembali, Al Aqsha dibebaskan. Adalah kita dalam barisan itu di masa yang akan datang? (zk/knrp).
 
Ditulis oleh Azhar Suhaimi | Ketua Biro Kajian dan Informasi KNRP

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI