Komplek Masjid Al Aqsha Asy Syarif
Komplek Masjid Al Aqsha Asy Syarif

Istanbul (6/11) – Meningkatnya peristiwa dan kejadian di Kota Al Quds dan Komplek Masjid Al Aqsha yang disebabkan oleh otoritas negara yahudi yang melegalkan yahudisasi di wilayah Al Quds dan membagi Masjid Al Aqsha. Aliansi Internasional untuk Penyelamatan Al Quds dan Palestina mengajak kaum muslimin dalam seruan dari warga Al Quds dan para penjaga Masjid Al Aqsha yang berada disekitar kompleknya, untuk membantu Al Quds dan para penjaga yang berada di sekitarnya. Demikian disampaikan General Manager Aliansi Internasional untuk Penyelamatan Al Quds dan Palestina Usamah Owni di Istanbul Turki, Kamis (6/11).
 
Lebih lanjut Usamah menjelaskan, yang dimaksud dengan melegalkan yahudisasi dan membagi Masjid Al Aqsha adalah terkait zamany dan makany, “Zamany terkait dengan waktu beribadah, sementara Makany tentang lokasi Masjid Al Aqsha untuk zionis Yahudi separuh dan separuhnya lagi untuk umat Islam,” jelasnya.
 
Untuk itu, Aliansi Internasional untuk Penyelamatan Al Quds dan Palestina menyerukan kepada kaum muslimin :
1. Mengkhususkan khutbah jum’at dengan tema Al Aqsha.
2. Mengerahkan massa untuk demonstrasi damai setelah shalat jum’at.
3. Media informasi dan jejaring sosial dimaksimalkan untuk berbicara mengenai Al Aqsha.
4. Mengeluarkan pernyataan dan konferensi pers kelompok, organisasi, komunitas, dan personal.
5. Pembentukan solidaritas massa dan acara-acara kebudayaan.
6. Melakukan aksi demonstrasi damai di depan kantor PBB dan Kedutaan Negara Israel yang di negaranya membuka hubungan diplomatik.
7. Otoritas resmi dan parlemen hendaknya mengambil tindakan dan sikap atas apa yang terjadi di Al Quds.
8. Mensosialisasikan kepada pemuda-pemudi tentang Al Aqsha, apa yang terjadi pada Al Aqsha, dan gambarannya.
Sebagai penutup, Usamah menambahkan, “Kami meminta kepada Allah untuk melindungi Masjid Al Aqsha dan mendukung saudara-saudara kita yang berada di Al Quds,” pungkasnya. (za/bki/knrp)