DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

palestinian-syrian
GAZA – Pihak berwenang Libya telah menemukan puluhan imigran, sebagian besar warga Palestina dan Suriah yang tewas di Libya, setelah kapal mereka tenggelam karena masalah teknis, jelas pengawas hak asasi manusia internasional, Selasa kemarin.
“Kapal yang diyakini telah melakukan 200 migran tenggelam pada awal Oktober karena masalah teknis dua hari setelah berlayar dari pelabuhan di dekat Tripoli,” Ramy Abdu, ketua Euro-Mid Observer untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada Anadolu Agency lewat telepon.
Menurut informasi awal, kata dia, sebagian besar penumpang kapal Suriah dan Palestina yang melarikan diri dari konflik Suriah. Kapal membawa 10 warga Palestina dari Gaza dan beberapa migran Afrika juga, tambahnya.
Pihak berwenang Libya belum berkomentar akan klaim Abdu.
Bulan lalu, setidaknya 15 warga Palestina dari Jalur Gaza tenggelam di lepas pantai kota pantai Mesir, Iskandariyah setelah kapal mereka tenggelam saat dalam perjalanan ke Italia.
Kapal lain dikatakan telah membawa lebih dari 400 imigran gelap, sebagian besar pengungsi Gaza, tenggelam di lepas pantai Malta pekan lalu. Sebagian besar migran dikhawatirkan tenggelam.
Berdasarkan kesaksian dari korban yang masih hidup bahwa pelaku perdagangan manusia telah sengaja menenggelamkan perahu mereka dengan cara menghantamkan kapal  setelah calon migran menolak untuk naik kapal yang lebih kecil.
Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan bulan lalu bahwa 2014 telah menjadi tahun paling mematikan bagi migran yang berusaha mencapai Eropa melalui Laut Mediterania.
Kepala Organisasi Penelitian dan Publikasi Frank Laczko mengatakan pada hari Senin bahwa 3.072 migran meninggal melintasi Mediterania dalam sembilan bulan pertama 2014. (mk/knrp)
Sumber: Anadolu Agency

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI