RAMALLAH – Penangkapan demi penangkapan terus dilakukan tentara zionis Israel, dengan sejuta alasan mereka lakukan penangkapan rakyat Palestina tersebut.
Kini, pemerintah zionis mengatakan pihaknya menangkap 14 warga Palestina minimal dalam operasi penangkapan yang dilancarkan di sejumlah wilayah di Tepi Barat dan Al-Quds, sejak dini hari tadi (27/10).
Sumber Palestina mengatakan, pasukan Israel menangkap empat pemuda Palestina asal Baytlehm, Tepi Barat dalam operasi penggerebakan ke sejumlah rumah warga di Kamp Ayedah. Mereka menangkap Ahmad Adil, Sholah Muhamamd Darwis, Ibrahim Jaudah dan Nabil Thalib Musalimah setelah rumah mereka di distrik Dohah, Baytlehm disatroni.
Sejumlah sumber mengatakan, Ala Rijbi (16 tahun) asal Kota Lama di Hebron, selatan Tepi Barat juga ditangkap, dengan dakwaan berusaha menusuk polisi Zionis. Kemudian mereka menangkap delapan warga Palestina lainya di Al-Quds terjajah, atas tuduhan ikut bergabung dalam aksi menentang pemerintah Zionis di kota tersebut.
Sementara itu dari Nablus utara Tepi Barat, tentara Zionis menangkap Mujahid Kholil Duwaikat (22 tahun) seorang mahasiswa di fakultas Hisyam Hijawi dari rumahnya.
Pusat kajian tawanan dan HAM Palestina melansir berita dari ayah Duwaikat, tentara Zionis menyerbu rumahnya pada jam setengah dua malam dan hendak mencopot pintu utama rumah, kemudian menangkap anaknya. Sebelumnya, tentara menggeledah rumahnya dan merampas sejumlah barang diantaranya satu unit komputer milik anaknya.
Duwaikat adalah mahasiswa semester akhir ia kuliah di jurusan tekonologi informatika. Tinggal satu semester lagi ia menyelesaikan kuliahnya. (za/knrp)
Sumber : infopalestina.comWarga-Tepi-Barat