Screenshot_2014-09-29-10-52-39-1
GAZA – Pejuang Palestina dari Brigade Izzuddin Al-Qossam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas menegaskan, Al-Quds adalah pemantik api perang “Daun Rapuh” yang baru selesai di Gaza dan akan menjadi pemantik bagi perang pembebasan Palestina dari penjajahan Israel.
Pernyataan ini diungkapkan, Juru bicara Al-Qossam, Abu Ubaidah yang menegaskan, Al-Quds akan tetap menjadi tema pertempuran dan perlawanan hingga terbebasnya seluruh wilayah Palestina dari penjajahan dan penodaan Zionis.
Menyikapi ketegangan terakhir di Al-Aqsha menyusul pengumuman Zionis yang menutup total Masjid Al-Aqsha, Kamis (30/10) Abu Ubaidah mengatakan, kami mengucapkan selamat kepada para pejuang Al-Quds yang tetap bertahan mempertahankan kemuliaan. Walau mereka ditembaki diserang oleh penjahat dengki Zionis.
Sebelumnya, pemerintah Zionis menuding seorang pemuda Palestina yang juga mantan tawanan Israel, Mu’taz Hijazi, bahwa ia telah berusaha membunuh seorang rahib Zionis perancang serbuan ke Al-Aqsha, Yahuda Glick, sore kemarin ia dibunuh oleh tentara Zionis secara kejam. (za/knrp)
Sumber : infopalestina.com