Aqsha
GAZA CITY – Minggu depan Israel akan mengizinkan 500 penduduk Jalur Gaza untuk beribadah di Masjid Al Aqsha di  Yerusalem Timur. Ini adalah kali pertama sejak tahun 2007, ungkap dari salah satu sumber pemerintahan.
Izin yang dikeluarkan oleh Israel akan mengizinkan warga Gaza untuk beribadah di dalam Al-Aqsa selama tiga hari mulai Minggu, menurut sumber Urusan Sipil Kementerian Palestina kepada Anadolu Agency.

Sejak Hamas yang dianggap Israel “teroris” organisasi – memenangkan pemilihan legislatif Palestina 2006, Israel telah memberlakukan blokade darat dan laut secara ketat pada Jalur Gaza.
Israel makin memperketat blokade di Gaza setelah Hamas merebut kekuasaan di kawasan kantung gerakan Fatah, saingannya satu tahun kemudian.
Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia.
Yahudi melihat daerah ini sebagai “Temple Mount,” mengklaim itu adalah tempat dua candi Yahudi terkemuka di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang 1967 Timur Tengah. Ini kemudian menganeksasi kota suci tersebut pada tahun 1980, mengklaim dan memproklamirkannya sebagai ibukota negara Yahudi – sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (mk/knrp)
Sumber: Anadolu Agency