DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI

border
RAMALLAH – Israel akan mulai mengurangi pembatasan pada masuknya individu dan barang ke Jalur Gaza dalam beberapa hari, menteri Palestina urusan sipil mengatakan Kamis.
Israel akan mulai memfasilitasi pergerakan warga Gaza ke Tepi Barat dan mengizinkan masuknya mobil bekas untuk dijual kembali di Gaza, “kata Hussein al-Sheikh.
“Ini juga akan memberikan ijin kerja ke sejumlah warga Gaza untuk memungkinkan mereka untuk melakukan pekerjaan konstruksi dan pertukangan di Israel,” tambahnya.
“Keputusan akan dievaluasi kemudian untuk kemungkinan memiliki izin kerja yang lebih diberikan di masa depan,” kata al-Sheikh.
Warga Gaza telah dilarang bekerja di Israel sejak tahun 2007, ketika faksi perlawanan Palestina Hamas memegang kendali daerah kantong pantai yang diblokade.
Al-Sheikh mengatakan kesepakatan yang dicapai dengan Israel juga menyerukan kedua untuk memungkinkan ekspor barang “dalam jumlah besar” dari Jalur Gaza ke Tepi Barat yang diduduki Israel.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa wakil-wakil Palestina telah mendesak rekan-rekan Israel mereka untuk membuka semua penyeberangan perbatasan Israel dengan Jalur Gaza yang diserang.
Tingkat pengangguran di Jalur Gaza – yang merupakan rumah bagi sekitar 1,8 juta warga Palestina – meningkat dari 35 persen menjadi 50 persen setelah serangan militer Israel di wilayah pesisir, menurut angka yang dirilis oleh pemerintah Palestina.
Selama tujuh minggu pada bulan Juli dan Agustus, Israel menyerang Jalur Gaza – dengan tujuan menghentikan serangan roket Palestina – hingga pada 26 Agustus kesepakatan gencatan senjata mengakhiri konflik.
Serangan itu menewaskan lebih dari 2.150 orang Palestina tewas dan sekitar 11.000 lainnya luka-luka – sebagian besar dari mereka warga sipil – selagi menghancurkan ribuan rumah dan sebagian besar wilayah infrastruktur.
Menurut angka Israel, 67 tentara Israel dan lima warga sipil tewas selama periode yang sama. Selain itu, jumlah kematian tertinggi  diderita oleh Israel adalah 119 tentara dalam perang 2006 di Lebanon. (mk/knrp)
Sumber: Anadolu Agency
 

DOWNLOAD Aplikasi Android KNRP Sekarang di Play Store, KLIK DI SINI